AMANATRIAU.COM BENGKALIS – Pj Kepala Desa Bantan Tengah, Hadi Suryono, terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan sektor perkebunan kopi di wilayahnya. Ia menilai potensi kopi di Desa Bantan Tengah sangat besar dan bisa menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat desa.
Pada Kamis, 30 Januari 2025, Hadi Suryono menjelaskan bahwa saat ini sekitar 6 hektar lahan di Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis telah berhasil ditanami kopi. Dari lahan tersebut, masyarakat mampu menghasilkan sekitar 100 kilogram biji kopi setiap bulannya.
Menurutnya, pengembangan lahan kopi ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Republik Indonesia (BRGM RI) yang telah menyalurkan lebih dari 3.000 bibit kopi untuk memperluas kawasan perkebunan.
“Desa Bantan Tengah mendapatkan kesempatan luar biasa untuk mengembangkan potensi kopi. Selain budidaya, kami juga sudah mulai mengolah kopi menjadi berbagai produk, mulai dari bubuk kopi hingga produk siap konsumsi. Tujuannya untuk meningkatkan nilai tambah dan perekonomian masyarakat,” ujar Hadi.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Desa Bantan Tengah akan terus berupaya menjadikan kopi sebagai komoditas unggulan desa, dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan pengelolaan dan pengembangan produk.
“Harapan kami, kopi Bantan Tengah tidak hanya dikenal di daerah sendiri, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas dan menjadi kebanggaan masyarakat Bengkalis,” tutup Hadi.
Penulis Harry
