AMANATRIAU.COM BENGKALIS – Pemerintah Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis terus berupaya menghidupkan kembali kejayaan kopi yang pernah menjadi kebanggaan daerah. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah desa dalam melestarikan sejarah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pada Kamis, 30 Januari 2025, Pj. Kepala Desa Bantan Tengah Hadi Suryono menyampaikan bahwa desa mereka memiliki sejarah panjang sebagai sentra penghasil kopi unggulan di masa lampau. Berbagai bukti autentik seperti foto dan dokumen lama memperlihatkan bahwa kopi Bengkalis pernah dikenal hingga ke luar negeri.
“Dulu hampir seluruh warga memiliki kebun kopi, dan para pedagang dari luar daerah bahkan luar negeri datang langsung ke Pulau Bengkalis untuk membeli kopi khas kita,” ungkap Hadi.
Melihat potensi besar itu, Pemerintah Desa Bantan Tengah kini menggerakkan kembali masyarakat untuk menanam kopi sebagai komoditas unggulan desa. Program ini juga dikaitkan dengan pengembangan ekonomi kreatif dan penguatan ketahanan pangan berbasis lokal.
“Melalui gerakan tanam kopi, kami ingin menumbuhkan kembali semangat masyarakat agar tidak mengganti kebun kopi dengan tanaman lain. Kopi mampu tumbuh baik di wilayah kita dan dapat menjadi sumber ekonomi yang berkelanjutan,” tambahnya.
Hadi juga menuturkan bahwa pola tumpang sari akan diterapkan agar tanaman kopi dapat tumbuh subur berdampingan dengan tanaman pendukung lainnya.
Pemerintah Desa Bantan Tengah berharap langkah ini dapat mengembalikan kejayaan kopi Bengkalis sekaligus memberikan manfaat nyata bagi generasi muda di masa mendatang.
Penulis Harry
