AMANATRIAU.COM Pekanbaru, 22 Mei 2026— PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) melakukan kunjungan audiensi koordinasi dengan Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) XIX/Tuanku Tambusai terkait penguatan sinergi pengamanan lintas sektor dalam upaya menjaga operasional kilang sebagai salah satu Objek Vital Nasional (Obvitnas) strategis di Provinsi Riau guna mendukung penguatan ketahanan energi nasional.
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh SVP HSSE PT Pertamina (Persero), I Ketut Laba, yang diikuti oleh VP HSSE Program PT Pertamina (Persero), Capt Ade Gunawan beserta rombongan. Pada kesempatan tersebut turut hadir General Manager PT PPN RU II Dumai, Iwan Kurniawan, Manager HSSE PT PPN RU II Dumai, Syahrial Okzani serta perwakilan HSE Pertamina Hulu Rokan.
Kegiatan yang berlangsung di Markas Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Jumat (22/5) ini menjadi forum penguatan koordinasi dan penyelarasan langkah dalam pengamanan Obvitnas strategis, peningkatan keselamatan dan keandalan operasi energi, serta kesiapsiagaan tanggap darurat secara terpadu di wilayah kerja Pertamina dengan terus memperkuat sinergi dengan Tentara Nasional Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas sejumlah langkah strategis guna memperkuat sistem pengamanan kawasan operasi Pertamina di area Sumatera, termasuk penguatan Satgas pengamanan, pengawasan, mitigasi risiko, hingga kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan operasional.
SVP HSSE PT Pertamina (Persero), I Ketut Laba menegaskan bahwa Pertamina sebagai penyedia energi nasional memiliki peran yang sangat vital bagi bangsa dan negara. Dengan cakupan wilayah operasi yang cukup luas, termasuk di Riau memerlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk TNI dalam pengamanan Obvitnas.

“Dukungan Kodam XIX Tuanku Tambusai menjadi partner strategis dalam pengamanan memastikan operasional kami dapat berjalan aman dan lancar, khususnya di wilayah kerja rokan karena cakupannya luas dan medannya yg sangat berjauhan dan penuh tantangan. Kami bersyukur adanya kerjasama ini, mudah-mudahan ini bisa dioptimalkan dan memberikan manfaat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga keandalan operasi kami,” ujar Ketut Laba.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang berlangsung dan berharap kerjasama yang sudah baik dalam penyediaan energi ini bisa terus ditingkatkan.
Sementara itu, General Manager PT PPN RU II Dumai, Iwan Kurniawan mengatakan bahwa wilayah operasi Kilang Dumai yang cukup strategis dan dinamis membutuhkan sinergi dan dukungan pengamanan yang strategis dan terintegrasi. Oleh karena itu, operasional kilang yang aman dan andal serta kelancaran distribusi harus didukung dengan pengamanan yang ketat, sehingga dibutuhkan dukungan dari pemangku kepentingan lintas sektor.

“Melalui audiensi ini, kami berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait, agar operasi kilang terus berjalan lancar demi menopang kebutuhan energi masyarakat,” ujar Iwan dalam keterangannya.
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai sebagai salah satu kilang strategis di Indonesia memiliki peran vital dalam menopang 16,5 % kebutuhan BBM Nasional. Dalam hal ini mensuplai rantai pasok energi untuk masyarakat di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP yang diwakili oleh Kasdam XIX/Tuanku Tambusai, Brigjen TNI Rudi Hermawan, S.E., M.M. menyampaikan apresiasinya atas sinergitas yang terjalin dengan Pertamina.

Ia juga menegaskan kesiapan Kodam XIX/Tuanku Tambusai dalam mendukung sinergi pengamanan yang terpadu dan berkelanjutan guna memastikan operasional dan distribusi energi berjalan aman dan lancar.
“Kodam XIX Tuanku Tambusai, siap mendukung segala upaya untuk mendukung operasional dan distribusi Pertamina guna menjaga ketahanan energi nasional. Sinergi dukungan ini terus ditingkatkan tidak hanya energi tapi juga mendukung pembangunan nasional dan ketahanan nasional,“ katanya.

Melalui kunjungan audiensi ini, Pertamina menegaskan komitmennya dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi strategis bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk institusi pertahanan, untuk memastikan keamanan operasi Obvitnas, menjaga keandalan distribusi dan pasokan energi, serta mendukung ketahanan energi nasional secara berkelanjutan.
