• Sun. Mar 3rd, 2024

PT SPR Kembali Raih Penghargaan TOP BUMD AWARDS Tahun 2023

Byadmin

Apr 7, 2023

PANTAU JAKARTA – PT Sarana Pembangunan Riau (PT SPR) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan memborong tiga penghargaan sekaligus dalam ajang TOP BUMD Awards 2023, Rabu (5/4/2023), di Hotel Raffles Jakarta.

Satu di antara penghargaan tersebut adalah TOP BUMD Awards 2023 # BUMD Aneka Usaha – Bintang 5, yang merupakan kategori bintang tertinggi yang diberikan hanya kepada beberapa BUMD terbaik di Indonesia.

Dua penghargaan lain yang diterima Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Riau ini adalah TOP CEO BUMD 2023, diberikan kepada Fuady Noor, SE, MM, Direktur PT SPR, dan TOP Pembina BUMD 2023 yang diterima Drs H Syamsuar MSi, Gubernur Riau sekaligus pembina PT SPR.

Penghargaan tersebut diberikan kepada PT SPR setelah sukses melewati proses penilaian dalam beberapa tahap.

TOP BUMD AWARDS 2023 ini diikuti oleh 208 BUMD dari total sekitar 1.056 BUMD di Indonesia. Atau meningkat 14,2 persen, dibanding tahun 2022 sebanyak 182 BUMD. Jumlah tersebut adalah BUMD yang mengikuti proses penilaian secara lengkap, termasuk wawancara penjurian.

TOP BUMD Awards merupakan kegiatan terbesar di Indonesia diselenggarakan setiap tahun sejak 2016. PT SPR sendiri telah meraih Penghargaan TOP BUMD AWARDS tiga kali berturut-turut yaitu TOP BUMD AWARDS 2021 (Bintang 4), TOP BUMD AWARDS 2022 (Bintang 4), dan TOP BUMD AWARDS 2023 (Bintang 5-Terbaik Nasional).

Acara TOP BUMD Awards 2023 dihadiri sekitar 800 orang antara lain petinggi BUMD pemenang penghargaan tersebut, para Kepala Daerah yang mendapatkan penghargaan, para pakar bisnis, dan lain-lain.

Penyelenggara penghargaan adalah Majalah TopBusiness, bekerjasama dengan Institut Otonomi Daerah (I-Otda), beberapa lembaga, Asosiasi Bisnis, konsultan, dan didukung oleh Kementerian Dalam Negeri serta beberapa staf pengajar dari Universitas Indonesia dan Universitas Padjajaran Bandung.

Ketua Penyelenggara TOP BUMD AAWARDS 2023, M Lutfi Handayani MM, MBA, dalam sambutannya mengatakan tema yang diangkat tahun 2023 ini adalah, “Inovasi dalam Membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD”.

Menurutnya, inovasi sangat penting bagi BUMD. Sebab, jika inovasi ditularkan, tentu mendorong BUMD lain untuk terus tumbuh. BUMD adalah aset milik pemda (pemerintah daerah). Dan bila semua terus inovatif-maju, tentu BUMD bukanlah sekadar aset daerah, tetapi juga menjadi aset Bangsa Indonesia.

‘’Sebab, mereka mendukung pembangunan merata untuk Indonesia yang maju. Dengan demikian, permasalahan seperti kemiskinan dan lain-lain, lebih mudah diselesaikan karena peranan BUMD,” papar Lutfi.

Lutfi menambahkan kegiatan TOP BUMD Awards, diselenggarakan untuk mendukung pelaksanaan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang di dalamnya mengatur mengenai maksud dan tujuan didirikannya BUMD, dan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD, yang di dalamnya mengatur tentang tata cara pengelolaan BUMD.

Dalam kesempatan itu, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Dr Drs Agus Fatoni MSi menegaskan tentang pentingnya BUMD yang melayani publik.

Hal yang perlu dilakukan adalah pertama, mengembangkan aktivitas bisnis untuk meningkatkan pendapatan dan memperkuat sektor riil. Kedua, meningkatkan dan fokus pada produk-produk unggulan BUMD yang menjadi kekuatan daerah.

Ketiga, mendorong perekonomian daerah agar mempermudah akses usaha seluas-luasnya terutama pada pelaku usaha UMKM, ultra mikro, dan usaha kecil lainnya.

Keempat, BUMD perlu memiliki produk unggulan yang dikenal dan dipergunakan luas oleh masyarakat. Kelima, memperluas jaringan distribusi. Dan keenam, memaksimalkan peran BUMD sebagai saluaan pelayanan publik dan penggerak pereknomian di daerah serta penyumbang PAD.

Sebelumnya, Ketua Dewan Juri Top BUMD Awards 2023, Prof Dr Djohermansyah Djohan MA menjelaskan kriteria penilaian yang digunakan dalam penghargaan tersebut.

Kriteria utama penilaian oleh Dewan Juri Top BUMD Awards 2023 mengacu pada empat aspek penting untuk menentukan level bintang penghargaan dari Bintang 1 sampai yang tertinggi, yakni Bintang 5.

Pertama, aspek pencapaian kinerja bisnisnya, baik dan berkelanjutan (achievement). Di sini, ada beberapa kriteria, seperti: memiliki kinerja keuangan, human capital, pemasaran, dan layanan pelanggan yang baik; pencapaian kinerjanya, mengarah pada pencapaian visi-misi BUMD-nya; memiliki aspek kepemimpinan dan sistem manajerial yang baik.

Aspek kedua, BUMD yang terus melakukan perbaikan (improvement). Dalam aspek ini, kriteria penilaian yang digunakan adalah apakah BUMD memiliki inovasi bisnis secara umum; ada upaya perbaikan sistem/business process; meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional/bisnis, yang ditunjang dengan teknologi.

Ketiga adalah, aspek kontribusi dalam pembangunan daerah. Kriterianya adalah, BUMD yang memiliki peran dalam peningkatan perekonomian/kesejahteraan sosial/layanan publik kepada masyarakat daerah; mendukung program Pemerintah Daerah dan/atau Program Pemerintah Pusat di daerah; berkontribusi dalam setoran PAD (untuk BUMD yang murni profit oriented).

Dan aspek keempat adalah, inovasi BUMD untuk mendukung bisnis BUMD agar tumbuh berkelanjutan.

Sedangkan untuk tambahan kriteria untuk mendapat Level Bintang 5 (tertinggi), adalah BUMD yang dapat menjadi benchmark/contoh/inspirasi bagi BUMD lainnya.
‘’Jadi, BUMD Bintang 5, harus memiliki kinerja bisnis yang sangat baik, dan ada hal-hal tertentu yang dinilai sangat menonjol, dan layak direkomendasikan atau menjadi benchmark bagi BUMD lainnya,’’ papar Djohermansyah Djohan.

Penghargaan TOP Pembina BUMD juga diberikan kepada Kepala Daerah yakni Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi. Penghargaan ini diberikan karena Dewan Juri menilai bahwa, keberhasilan kinerja BUMD, tentu tidak lepas dari dukungan dan peran kepala daerahnya. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *